SINJAI, KETIK NALAR – Sebuah fasilitas olahraga baru hadir di jantung Kota Sinjai. Lapangan Mini Soccer Amaly resmi dibuka pada Jumat sore, 2 Oktober 2026, menandai babak baru dalam upaya pemerintah dan swasta bersama-sama menyediakan ruang gerak yang sehat bagi masyarakat, terutama generasi muda.

Peresmian berlangsung di Kompleks Amaly Cafe, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara. Bupati Sinjai Ratnawati Arif memimpin langsung momen bersejarah itu, didampingi Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto Mazda. Hadir pula Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, yang sekaligus menjabat sebagai pengelola Amaly Group—pemilik fasilitas tersebut.

Gunting pita menjadi penanda resmi beroperasinya lapangan yang sejak awal digagas sebagai ruang publik bernilai sosial tinggi itu. Sejumlah unsur penting turut menyaksikan, termasuk Sekretaris Daerah Bulukumba, unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK Sinjai, hingga para kepala OPD, camat, dan lurah se-Kecamatan Sinjai Utara.

Bupati Ratnawati dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran lapangan mini soccer ini bukan sekadar penambahan fasilitas. Ini adalah bukti nyata bahwa kemajuan daerah tidak bisa bertumpu pada pemerintah semata.

“Pembangunan daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan hasil kolaborasi lintas elemen,” kata Ratnawati. Pernyataan itu sekaligus menjawab pertanyaan yang kerap muncul di masyarakat: siapa yang seharusnya bertanggung jawab atas tersedianya ruang publik yang layak?

Pemerintah Kabupaten Sinjai, menurut Ratnawati, menyambut inisiatif Andi Muchtar Ali Yusuf dengan penuh apresiasi. Langkah Bupati Bulukumba yang memilih berinvestasi dalam fasilitas olahraga di wilayah Sinjai dinilai sebagai bentuk kepedulian lintas daerah yang patut dicontoh.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sinjai menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak H. Andi Muchtar Ali Yusuf yang telah berinisiatif membangun fasilitas ini,” ucap Ratnawati di hadapan para tamu undangan.

Lebih jauh, bupati perempuan pertama Sinjai itu menekankan dimensi pendidikan karakter yang tersimpan dalam setiap pertandingan sepak bola, termasuk di lapangan mini sekalipun. Olahraga, dalam pandangannya, adalah sekolah kehidupan yang sesungguhnya.

“Olahraga bukan semata-mata mengejar kemenangan. Lebih dari itu, olahraga adalah sarana belajar disiplin, kerja sama tim, sportivitas, dan kepemimpinan,” ujarnya. Nilai-nilai itulah, kata Ratnawati, yang akan membentuk generasi muda Sinjai menjadi pribadi yang tangguh dan berakhlak.

Pandangan itu bukan tanpa dasar. Data dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa aktivitas olahraga yang terstruktur memiliki korelasi positif dengan penurunan angka kenakalan remaja dan peningkatan prestasi akademik. Dengan hadirnya lapangan mini soccer yang representatif, anak-anak muda Sinjai kini punya satu alasan lebih untuk mengisi waktu mereka dengan kegiatan yang produktif.

Dari sisi Bupati Bulukumba, pembangunan fasilitas ini bukan sekadar proyek bisnis semata. Andi Muchtar Ali Yusuf menitipkan harapan besar agar aset tersebut benar-benar memberikan manfaat yang maksimal bagi warga sekitar.

“Saya menitip pesan, semoga aset ini menjadi investasi bagi Kabupaten Sinjai. Mudah-mudahan sarana ini bisa maksimal,” ujar Andi Muchtar. Kalimat singkat itu mengandung makna yang dalam—sebuah fasilitas baru hanya akan bernilai jika benar-benar digunakan dan dijaga oleh masyarakatnya.

Amaly Farm Mannanti sendiri berlokasi strategis di kawasan Kompleks Amaly Cafe yang selama ini sudah dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner dan rekreasi keluarga di Sinjai Utara. Keberadaan lapangan mini soccer di kawasan ini diyakini akan memperkuat daya tarik lokasi sekaligus memperluas fungsinya sebagai ruang sosial masyarakat.

Fasilitas ini juga membuka peluang penyelenggaraan turnamen dan kompetisi olahraga tingkat lokal yang selama ini kerap terkendala ketiadaan lapangan yang memadai. Bagi komunitas sepak bola Sinjai—yang selama ini harus berbagi lapangan terbatas—ini adalah kabar yang sudah lama dinantikan.

Kehadiran H. Guntur Toppo dan jajaran Asisten serta Staf Ahli Bupati dalam peresmian itu menunjukkan betapa seriusnya pemerintah daerah memandang momen ini. Bukan sekadar seremoni, melainkan sinyal keberpihakan terhadap kebutuhan olahraga masyarakat.

Sinjai terus bergerak. Dan lapangan mini soccer Amaly Farm Mannanti adalah salah satu langkah kecil yang berpotensi membawa dampak besar—tidak hanya bagi pecinta bola, tetapi bagi seluruh masyarakat yang percaya bahwa ruang publik yang baik adalah investasi terbaik untuk masa depan.



Follow Widget