SINJAI, KETIK NALAR – Suasana Masjid Nujumul Ittihad di Kabupaten Sinjai tampak penuh sesak pada Kamis, 1 Oktober 2026. Ribuan jamaah dari berbagai penjuru wilayah memadati tempat ibadah itu untuk menyaksikan Tabligh Akbar Safari Dakwah yang menjadi puncak peringatan Milad ke-49 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Sinjai.
Kegiatan ini bukan sekadar perayaan ulang tahun sebuah organisasi. Di balik kemeriahan Tabligh Akbar tersebut, tersimpan pesan besar tentang pentingnya peran pemuda dan remaja masjid dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah arus perubahan zaman yang kian deras.
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap agenda keagamaan yang menyentuh akar kehidupan sosial masyarakat. Kehadirannya bukan basa-basi protokoler semata — melainkan sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Sinjai menaruh perhatian serius pada pembangunan spiritual warganya.
Bupati Ratnawati menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh pengurus dan kader BKPRMI Kabupaten Sinjai atas terselenggaranya Safari Dakwah ini. Menurutnya, forum seperti ini merupakan ruang yang sangat berharga — bukan hanya untuk mempererat tali silaturahmi, tetapi juga untuk menanamkan dan menyegarkan kembali nilai-nilai keislaman di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari.
“Jadikan semangat safari dakwah ini sebagai pembakar semangat perubahan dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujar Bupati Ratnawati di hadapan ribuan jamaah yang hadir. Ia menegaskan bahwa Safari Dakwah ini bukan sekadar momentum seremonial, melainkan juga sarana memperkuat Ukhuwah Islamiyah dan membangun tekad baru dalam beribadah kepada Allah SWT.
Pernyataan itu mendapat sambutan hangat dari para hadirin. Dalam nuansa masjid yang khidmat, pesan sang bupati seolah mengalir langsung ke relung hati setiap orang yang mendengarnya — mengingatkan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga dari kekuatan rohani warganya.
Bupati Ratnawati juga secara khusus menyoroti tanggung jawab besar yang diemban generasi muda. Ia berharap para pemuda dan remaja masjid yang tergabung dalam BKPRMI tidak hanya aktif dalam kegiatan-kegiatan positif, tetapi juga menjadi teladan — menjadi “pelita” yang menerangi lingkungan sekitar dan melahirkan generasi Qur’ani yang kokoh secara akhlak dan karakter.
Kegiatan Safari Dakwah ini semakin semarak dengan kehadiran penceramah kondang sekaligus figur publik, Ustaz Sholeh Mahmud dan Istrinya April Jasmine. Keduanya dikenal luas di kalangan masyarakat Muslim Indonesia, tidak hanya karena kemampuan berdakwah yang lugas dan menyentuh, tetapi juga karena perjalanan hidup mereka yang kerap menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Ustaz Solmed dan April Jasmine membawakan pesan-pesan keagamaan yang ringan namun dalam — menyeimbangkan antara ilmu, motivasi, dan hiburan rohani yang membuat suasana Tabligh Akbar terasa hidup. Kehadiran pasangan dakwah ini menjadi daya tarik tersendiri yang turut menyedot antusiasme masyarakat untuk hadir memenuhi Masjid Nujumul Ittihad malam itu.
Tabligh Akbar ini pun dirangkaikan dengan program shadaqah wakaf Al-Qur’an — sebuah gerakan nyata yang melampaui batas seremonial. Program ini mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyebarkan firman Allah, menjangkau pelosok-pelosok yang mungkin belum memiliki akses memadai terhadap kitab suci. Langkah kecil yang maknanya jauh lebih besar dari sekadar angka donasi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh beragam elemen masyarakat: tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus BKPRMI di berbagai tingkatan, hingga para pemuda dan remaja masjid dari seluruh penjuru Kabupaten Sinjai. Keberagaman peserta ini sendiri mencerminkan betapa luasnya jangkauan gerakan BKPRMI dalam merangkul masyarakat lintas generasi.
Milad ke-49 BKPRMI Kabupaten Sinjai menjadi tonggak penting. Selama hampir setengah abad, organisasi ini telah menempa ribuan kader pemuda masjid yang tersebar di berbagai lini kehidupan masyarakat Sinjai. Bukan angka yang kecil — dan bukan pula perjalanan yang mudah. Namun justru di sinilah letak kebanggaan dan tanggung jawab yang harus terus dipikul bersama.
Pemerintah Kabupaten Sinjai menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan BKPRMI dan berbagai organisasi keagamaan lainnya. Kolaborasi ini diyakini akan menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia Sinjai — generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan mulia secara akhlak.
Dalam jangka panjang, harapan itu bukan mimpi yang jauh. Dengan ekosistem dakwah yang sehat, dukungan pemerintah yang konsisten, dan semangat pemuda yang terus membara, Sinjai punya modal kuat untuk melahirkan generasi penerus yang tak hanya membangun kota — tetapi juga membangun peradaban.




Tinggalkan Balasan