SINJAI, KETIK NALAR – Muhammad Yusran tidak perlu bersaing dengan siapa pun. Dalam Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Sinjai yang digelar di Kantor Bupati Sinjai, Rabu (30/9/2026), ia menjadi satu-satunya bakal calon yang menyelesaikan seluruh tahapan pencalonan — dan dengan itu, otomatis terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Sinjai.


Kepastian itu muncul setelah panitia resmi menutup tahapan pengembalian formulir pendaftaran bakal calon sekitar pukul 11.00 WITA. Dari enam figur yang tercatat telah mengambil formulir, hanya Yusran yang mengembalikannya sebelum batas waktu habis.


Panitia Temu Karya Karang Taruna Sinjai, Saiful, membenarkan kondisi tersebut. “Tahapan pengembalian formulir sudah ditutup, hanya satu orang yang mengembalikan formulir,” ujarnya kepada wartawan di sela-sela kegiatan.
Sebelumnya, enam nama sempat masuk dalam bursa bakal calon. Mereka adalah Muhammad Rum Sanusi, Nur Amsal, Ikhsan Patoppoi, Rola Suryanama, Ahmad Riadi Konan, dan Muhammad Yusran sendiri. Namun satu per satu gugur di tahapan paling awal — pengembalian formulir.


Satu nama yang sempat menarik perhatian publik adalah Syahrul Paesa, Camat Sinjai Tengah yang juga mantan Ketua KNPI Sinjai. Namanya disebut-sebut akan ikut meramaikan bursa kepemimpinan organisasi kepemudaan tersebut. Namun hingga batas akhir pengambilan formulir, ia tidak menunjukkan diri. Syahrul pun dipastikan tidak maju dalam kontestasi kali ini.


Muhammad Yusran adalah nama yang tak asing di lingkaran sosial Sinjai. Ia merupakan putra dari Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif — yang pada hari yang sama hadir dan membuka langsung kegiatan Temu Karya Karang Taruna tersebut.


Yusran lahir pada 23 Oktober 2001 dan berdomisili di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Sinjai Utara. Perjalanan pendidikannya terbilang solid: ia menamatkan pendidikan dasar di SD Negeri Kompleks IKIP Makassar, kemudian meraih gelar Sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Hasanuddin (Unhas), dan kini tengah menempuh program magister Manajemen di universitas yang sama.


Di luar dunia akademis, Yusran dikenal sebagai seorang pengusaha muda. Latar belakang bisnis dan pendidikan komunikasi yang ia miliki diyakini menjadi modal penting dalam menjalankan roda organisasi kepemudaan yang memiliki jangkauan luas di seluruh pelosok Kabupaten Sinjai.


Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Sinjai sendiri merupakan forum tertinggi organisasi ini di tingkat kabupaten — setara dengan musyawarah besar — yang menjadi ajang evaluasi program, konsolidasi organisasi, serta pemilihan kepemimpinan baru. Forum ini dihadiri oleh perwakilan Karang Taruna dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sinjai.


Kehadiran Ketua Karang Taruna Sulawesi Selatan, Harmansyah, bersama jajaran pengurusnya turut memperkuat nuansa resmi forum tersebut. Selain itu, hadir pula Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman, unsur Forkopimda Kabupaten Sinjai, serta para peserta utusan dari berbagai wilayah.


Pembukaan forum dilakukan langsung oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif — yang tak lain adalah ibu kandung dari calon tunggal ketua yang baru saja ditetapkan. Situasi ini dengan sendirinya menjadi sorotan, mengingat dinamika kekerabatan yang mewarnai proses pemilihan organisasi kepemudaan di daerah.


Karang Taruna adalah organisasi sosial kepemudaan yang bergerak di bawah naungan Kementerian Sosial. Di tingkat kabupaten, ketua terpilih memiliki tanggung jawab besar dalam menggerakkan potensi pemuda, mendorong wirausaha muda, serta mengawal program pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.


Dengan terpilihnya Yusran secara aklamasi, kini perhatian tertuju pada langkah-langkah konkret yang akan ia ambil untuk menahkodai organisasi ini. Sinjai membutuhkan gerakan kepemudaan yang aktif dan berdampak — dan Yusran kini berdiri di garis depan tantangan itu.



Follow Widget